Thenet Blog

Blog berbagi opini dan catatan bermanfaat dari bloger amatir

TIPS MEMPEKERJAKAN MILENIAL

Meskipun ada beberapa variasi mengenai tanggal pastinya, seorang milenial umumnya dianggap telah lahir antara awal 1980-an dan awal 2000-an. Beberapa faktor sosial dan ekonomi telah mempengaruhi pembentukan generasi ini, membuat mereka berbeda dari pendahulunya. Tumbuh bersama dengan kebangkitan teknologi digital telah menjadikan mereka sebagai generasi teknologi pertama, sementara peningkatan akses ke dunia yang lebih luas telah memperluas perspektif global dan kesadaran sosial mereka.

Baca Juga: Daftar Riwayat Hidup

Sebagai kelompok yang jauh lebih beragam daripada Generasi X dan baby boomer, mereka juga dianggap sebagai generasi yang paling inklusif hingga saat ini.

Istilah ini juga memiliki beberapa stereotip yang terkait dan, apakah benar atau salah, sifat-sifat generasi yang diasumsikan ini mempengaruhi cara kaum milenial terlihat di tempat kerja. Salah satu stereotip milenial dimata generasi sebelumnya adalah sebagai malas dan kurang motivasi https://www.snupps.com/contohcv. Mereka terlihat memiliki rasa memiliki hak dan tidak mau bekerja jauh dari pekerjaan tingkat pemula. Padahal dalam kenyataannya adalah bahwa sebagian besar milenial bekerja keras untuk menemukan karir yang mereka sukai, menghargai pemenuhan atas imbalan finansial. Mereka juga dipandang sebagai pekerja yang tidak memiliki loyalitas kepada majikan mereka. Namun, asalkan mereka ditawari perkembangan karir yang relevan, milenial cenderung tetap dengan perusahaan seperti halnya karyawan Generasi X.

Di sisi lain, milenial dikatakan memiliki etos kerja yang berpusat pada kolaborasi dan inovasi. Mereka juga membawa keterampilan teknis dan keterampilan jaringan digital, yang seringkali kurang pada generasi sebelumnya, menjadikannya sangat berharga bagi perusahaan yang ingin tumbuh di pasar yang kompetitif.

Tips Wawancara Milenial

Sementara setiap wawancara daftar riwayat hidup memiliki keunikan tersendiri, wawancara kerja milenial dapat menghadirkan tantangan baru kepada manajer yang mempekerjakan.

Pertama, generasi millenial berharap lebih dari atasan mereka daripada generasi yang datang sebelum mereka. Mereka jauh lebih mungkin menolak tawaran pekerjaan jika perusahaan tersebut tidak sesuai dengan cita-cita dan keinginan mereka atau tidak dapat menawarkan kemajuan yang mereka cari. Untuk alasan ini, wawancara kerja seribu tahun adalah tentang kandidat menilai kecocokan budaya seperti halnya majikan menilai keterampilan dan kemampuan pelamar.

Kedua, kaum milenial memiliki pandangan berbeda tentang tempat kerja. Kehidupan mereka digerakkan oleh teknologi dan mereka umumnya pendukung model ‘bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras’. Bagi mereka yang kurang terbiasa dengan manfaat teknologi, mungkin terlalu mudah untuk keliru dengan etika kerja ini karena malas. Wawancara kerja milenial yang sukses membutuhkan keterbukaan terhadap tren pekerjaan yang muncul ini dan bagaimana hal itu dapat berkontribusi pada keseimbangan kehidupan kerja yang lebih produktif melamar kerja (dan lebih sehat).

Selain itu, beberapa milenial akan mengambil langkah pertama dalam karier profesional. Mereka mungkin memiliki pengalaman kerja yang terbatas dan sulit mendapatkan kaki di depan pintu. Sementara pengalaman itu penting, demikian juga keterampilan baru yang bisa diberikan generasi ini.

Ketika memikirkan pertanyaan wawancara untuk generasi muda, pengusaha harus lebih fokus pada menggali potensi mereka daripada pengalaman kerja yang ada.

Cara Hidup Sehat, Mudah Diterapkan dan Efektif Jaga Kesehatan

Cara Hidup Sehat, Mudah Diterapkan dan Efektif Jaga Kesehatan - Tubuh sehat dan jauh dari penyakit, jadi keinginan setiap orang. Dengan tubuh yang sehat, segala aktivitas fisik harian dapat dilalui tanpa khawatir.

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, memang butuh komitmen. Apalagi, semakin banyak godaan kurang sehat. Misalnya makanan cepat saji yang nikmat, sampah berserakan di mana-mana dan kondisi udara yang tidak baik. Semua faktor tersebut berpengaruh pada kesehatan tubuh.

Baca Juga : Halodoc Konsultasi Dokter

Sebelum semakin memburuk, menjaga kesehatan bisa dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan menjaga pola hidup sehat. Ditambah dengan olahraga rutin, menjaga kebersihan dan menjadikannya sebagai kebiasaan.

Untuk lebih jelasnya, coba Sahabat Dream praktikkan 12 cara hidup sehat berikut ini secara rutin, konsisten, dan lihat perubahan yang terjadi.

Dari sekian banyak cara hidup sehat, hal terpenting adalah makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Tidak hanya sebagai sumber energi, tubuh membutuhkan berbagai nutrisi penting. Nutrisi tersebut nantinya akan diproses untuk kepentingan tubuh.

1. Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji

Godaan yang paling besar untuk mengupayakan hidup sehat adalah makanan cepat saji yang menggoda dan lezat. Ada banyak jenis makanan cepat saji yang kini jadi idola setiap orang, tak hanya enak, makanan cepat saji mengandung nilai ekonomis.

Makanan seperti burger dan pizza mungkin bisa dibilang ada sayurnya, tapi, cara pengolahannya membuatnya jadi kurang sehat bila dikonsumsi berlebih http://www.celtras.uniport.edu.ng/profile/areaseoku/.

2. Perbanyak Makan Sayur dan Buah

Sayur dan buah, makanan alami dari tumbuhan yang menyimpan banyak nutrisi baik, seperti protein, vitamin, kalsium dan banyak lagi lainnya. Cara hidup sehat yang paling mudah dilakukan ialah dengan rutin mengonsumsi buah dan sayur.

3. Kurangi Makan Berlebih

Selain mengurangi konsumsi makanan cepat saji, makan dengan porsi berlebihan dapat berdampak pada kesehatan tubuh. Hal ini dikarenakan, ada batas kemampuan organ pencernaan manusia. Apabila batas ini dilewati, maka pencernaan akan mengalami masalah.

Apabila tetap dibiarkan saja, bukan tak mungkin kalau pencernaan dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Usahakan untuk menjaga porsi yang cukup dan tidak berlebihan.

4. Kurangi Konsumsi Gula dan Garam Tambahan

Tanpa gula dan garam, masakan bisa jadi hambar. Dua bumbu utama dalam memasak ini memang memegang peran penting soal rasa. Tapi ingat, dua bumbu utama ini bagai pisau bermata dua http://www.snachina.com/snachina/space-uid-29485.html. Di satu sisi mampu mencipta rasa nikmat, di sisi lain bisa membuat kesehatan tubuh menurun. Apalagi kalau dikonsumsi berlebihan, diabetes hingga kanker risikonya.

5. Perbanyak Minum Air Putih

Lebih dari 90 persen bagian tubuh manusia adalah air. Pedoman ini sangat penting untuk menerapkan cara hidup sehat. Konsumsi air putih yang cukup, akan membuat kebutuhan air dipenuh terpenuhi, sehingga masalah dehidrasi bisa dikurangi.

6. Hindari Alkohol

Kandungan alkohol dalam minuman akan menyebabkan kerusakan di berbagai bagian tubuh, mulai dari hati hingga otak. Bila terjadi kerusakan di dalam tubuh, bukan tak mungkin kalau kesehatan akan menurun dan terus menurun.

7. Kurangi Kafein

Hampir sama dengan garam dan gula, kafein punya dua mata pisau. Ada saatnya kita membutuhkan kafein, tapi ada juga kala di mana kita harus menghindari kafein. Dalam upaya hidup sehat, konsumsi kafein harus diatur dengan baik.

Menjaga tubuh tetap sehat bukan soal makanan saja. Makan saja tanpa dibarengi dengan gerak tubuh justru akan membuat proses pembakaran lemak tubuh bermasalah, dan memicu penimbunan lemak. Penimbunan ini adalah awal kemunculan berbagai penyakit, di antaranya diabetes.

8. Olahraga Rutin

Rajin melakukan olahraga dan aktivitas fisik adalah rahasia untuk menjaga kesehatan tubuh. Otot dan tulang yang ada di tubuh perlu dilatih agar kuat menjaga dan menompang tubuh. Dengan kondisi otot dan tulang yang kuat, aktivitas seberat apapun bisa dilalui.

9. Istirahat yang Cukup

Hal yang tak kalah penting ialah istirahat. Tubuh yang terus digunakan untuk berbagai aktivitas tanpa rehat, justru akan menurunkan kinerja organ dalam dan tubuh secara keseluruhan. Penting untuk mengatur waktu, kapan untuk beraktivitas dan kapan untuk beristirahat.

10. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Tanpa disadari, lingkungan sangat berperan dalam menjaga kesehatan tubuh. Lingkungan yang dipenuhi sampah, kotoran dan debu, adalah surga bagi berbagai bakteri dan virus. Keberadaan bakteri dan virus jika dibiarkan, akan mengganggu kinerja tubuh, sehingga membuat tubuh mudah sakit.

Baca Juga : Langkah Sederhana Memulai Pola Hidup Sehat

11. Menjaga Kebersihan Tubuh

Selain lingkungan, kebersihan tubuh sendiri sangat penting. Akan percuma kalau hanya konsumsi dan aktivitas fisik saja yang diperhatikan, tanpa menjaga kebersihan diri sendiri. Tubuh yang kotor akan mudah dihinggapi berbagai penyakit, jadi jangan lupa untuk mandi dan mencuci tangan ya, Sahabat Dream.

12. Membiasakan Diri dan Konsisten

Cara hidup sehat yang terakhir ialah konsisten. Kesebelas cara hidup sehat di atas, akan percuma kalau hanya dilakukan sekali-dua kali saja tanpa konsistensi dan rutinitas yang menyertai. Apabila cara-cara tersebut sudah menjadi kebiasaan, makan akan semakin mudah mengontrol tubuh untuk tetap sehat.

Nah itulah Cara Hidup Sehat, Mudah Diterapkan dan Efektif Jaga Kesehatan. Semoga bermanfaat

Tips Memilih Universitas Atau Kampus Setelah Lulus SMA Atau SMK

Tips Memilih Universitas Atau Kampus Setelah Lulus SMA Atau SMK - Memasuki kelas tiga sekolah menengah baik SMA atau SMK, bukan hanya fokus menghadapi ujian akhir saja yang sering dicemaskan. Namun, kelanjutan pendidikan yang lebih tinggi pun wajib dipertimbangkan para siswa.

Hal ini karena pendidikan inilah yang nantinya akan menjadi bekal untuk melanjutkan hidup di masa yang akan datang. Mungkin Kamu adalah siswa kelas akhir yang bingung memilih universitas atau kampus yang cocok. Kalau iya, sebaiknya Kamu mempertimbangkan 10 tips memilih Universitas Swasta Terbaik yang tepat berikut ini.

1. Mencari Informasi Secara Lengkap

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan riset. Kamu bisa langsung melakukan searching di internet untuk mencari informasi mengenai jurusan dan universitas yang sesuai keinginan.

2. Tujuan Masa Pendidikan

Bagian yang paling prioritas lain adalah menentukan tujuan pendidikan tinggi. Jika Kamu ingin menjadi seorang profesional, mungkin bisa memilih kampus politeknik https://universitasswasta.weebly.com/ yang lebih menerapkan praktek dibandingkan teori. Tentu pilihan kampus juga berbeda saat Kamu berniat menjadi seorang akademisi.

3. Pilih Beberapa Universitas Pilihan

Jika Kamu sudah menentukan jurusan yang sesuai dengan cita-cita dan minat, pilih beberapa universitas pilihan. Setidaknya Kamu memiliki gambaran mengenai kampus mana yang menjadi prioritas dan cadangan. Sedia payung sebelum hujan tentu lebih baik, bukan?

4. Perhatikan Reputasi Universitas Yang Dipilih

Tips memilih universitas yang juga penting adalah reputasi kampus. Kamu tentu tidak ingin salah memilih perguruan tinggi yang ternyata tidak memiliki akreditasi, bukan? Pilih kampus yang memiliki reputasi dan akreditasi sehingga bisa mendukung pendidikan Kamu nantinya.

5. Pertimbangan Lokasi

Lokasi memang salah satu unsur penting yang sering menjadi bahan pertimbangan memilih universitas yang pas. Pasalnya, lokasi akan mempengaruhi biaya hidup serta kenyamanan Kamu selama menjalani program belajar.

6. Fasilitas Universitas

Fasilitas apa saja yang tersedia di universitas yang Kamu pilih? Kenali lebih detail kampus pilihanmu agar tidak menyesal kemudian hari. Fasilitas dan sarana pendidikan yang memadai akan mempengaruhi kualitas dirimu. Setidaknya prospek pendidikan kedepan menjadi lebih terarah dan terjamin.

7. Biaya Kuliah

Kamu ingin sekali kuliah di kampus A namun terhalang biaya kuliah yang cukup besar atau biaya kuliah di kampus B lebih murah dibanding kampus C. Ya, biaya kuliah juga hal penting yang wajib dicermati. Apalagi jika Kamu musik kuliah melalui jalur reguler bukan beasiswa tertentu.

8. Daya Tampung

Daya tampung sebuah universitas ternama tentu sangat terbatas sehingga Kamu harus mempertimbangkan peluang diterima. Beberapa jalur yang diberikan mungkin bisa dipertimbangkan. Namun sebaiknya tetap menyesuaikan dengan kemampuan diri sendiri. Jangan terlalu memaksa, ya!

9. Konsultasi Dengan Orang Terdekat

Kamu bisa membicarakan pilihan pendidikan tinggi http://travel.smartguy.tw/space-uid-99980.html yang baik dengan orang terpercaya seperti orangtua, teman atau orang yang lebih berpengalaman. Konsultasi tentu akan memberikan pertimbangan dari sisi positif dan negatif.

10. Berpikir Realistis

Keinginan yang menggebu bisa melanjutkan pendidikan di universitas A bisa jadi cambuk penyemangat. Namun, Kamu harus tetap berpikir realistis. Pertimbangkan matang-matang sesuai dengan kemampuan diri sendiri baik sisi finansial dan akademik.

10 tips memilih Universitas Swasta Terbaik tersebut bisa Kamu jadikan bahan pertimbangan sebelum salah langkah. Ingat, kuliah bukan sekadar ajang gengsi namun tahap menentukan prospek karir dimasa mendatang. Nah, apakah Kamu sudah memiliki universitas idaman saat ini?

 

Cara Memilih Perguruan Tinggi Swasta yang Tepat

Kampus Swasta Terbaik di Jakarta - Udah bukan rahasia lagi bahwa banyak mitos yang sering dikaitkan untuk mahasiswa yang memilih kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS). Mitos ini berkembang sejak tahun 90-an hingga sekarang. Namanya juga mitos ya, gaes. Tentu saja hal-hal ini nggak selalu benar.

Mahasiswa PTS bukanlah mahasiswa yang terbuang

Sejak duduk di bangku sekolah, saya nggak pernah membandingkan perguruan tinggi berdasarkan statusnya. Apakah universitas itu negeri atau swasta. Satu hal yang saya perhatikan adalah apakah perguruan tinggi tersebut menyediakan jurusan kuliah incaran saya atau nggak. Lalu saya membandingkan akreditasinya, apakah jurusan incaran saya mempunyai akreditasi terbaik di kampus tersebut.

Banyak mahasiswa yang sejak awal memang nggak memilih perguruan tinggi negeri (PTN) sebagai tempat menimba ilmu. Ini bukan karena mereka nggak lolos tes masuk PTN, tapi karena mereka memang nggak memutuskan untuk mencoba masuk ke PTN. Alasannya bisa bermacam-macam. Ada yang nggak percaya diri karena mereka berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Di mana, pelajaran sekolahnya nggak sedalam anak SMA.

Ada juga yang memang sejak awal universitas dan jurusan incarannya adalah PTS. Maka pilihan pertama dan fokus mereka adalah masuk ke PTS tersebut.

Baca Juga : Tips Memilih Kampus Swasta Terbaik di Jakarta

Mahasiswa PTS bukanlah mereka yang datang dari keluarga kaya raya

Percaya, deh, kalau kamu mencoba mencari tahu biaya kuliah zaman sekarang, baik PTS maupun PTN sama sekali nggak murah! Apalagi, beberapa universitas sudah memakai sistem “uang kuliah tunggal”. Sistem ini dimaksudkan agar setiap fakultas dan jurusan bisa menetapkan uang kuliah yang berbeda-beda. Biayanya nggak lagi dipukul rata.

Misalnya, dalam sebuah perguruan tinggi, biaya kuliah jurusan A dan B bisa sangat jauh berbeda tergantung dengan kepentingan proses belajar mengajarnya.

Kalau kamu melakukan survey di beberapa PTS, kamu juga pasti nemuin mahasiswa yang menunggak uang kuliah atau mahasiswa yang melakukan part time untuk nambah uang jajan.

Mahasiswa PTS bukanlah mahasiswa yang kurang pintar

Nggak sedikit orang sukses yang Youthmanual temui berasal dari PTS. Mereka pekerja keras, suka membaca dan punya rasa ingin tahu yang tinggi, punya karakter yang oke dan suka berdiskusi layaknya mahasiswa PTN.

Saya yakin kecerdasan seorang mahasiswa nggak diukur dari asal kampusnya, atau bahkan nilai IPK-nya. Tapi lebih luas dari itu, kita harus menilai seseorang berdasarkan soft skills dan kemampuannya memahami dan menyusun materi pembelajaran. Setuju, dong?

Mahasiswa PTS bukanlah mahasiswa gaul yang kesehariannya selalu terpapar hedonisme

Sekarang ini, banyak acara kampus keren yang digelar baik oleh PTN maupun PTS. Nggak semua mahasiswa PTN nerd and geek, begitupun sebaliknya. Nggak semua mahasiswa PTS gaul dan doyan hura-hura.

Sebagian dari mahasiswa PTS ada juga yang betah berjam-jam duduk di perpustakaan bahkan ambisius untuk lulus dengan nilai cum laude. Jujur aja, nih, banyak mahasiswa PTS juga rajin mencari referensi dan mengikuti forum seminar dan diskusi. Meskipun dilakukan terpaksa karena tugas kuliah #eaaa

Mahasiswa PTS belum tentu bakal kalah bersaing di perusahaan-perusahaan besar

Saya pernah ngobrol sama beberapa HRD di berbagai perusahaan. Baik itu perusahaan lokal dan multinasional, ataupun start up. Mereka bilang, hal pertama yang dinilai dari seorang job seeker adalah CV-nya. Apakah CV itu membosankan atau nggak.

Setelah screening CV, kita bakal berhadapan dengan wawancara kerja dan mendemonstrasikan kemampuan serta kepribadian. Asal kampus menjadi pertimbangan terakhir, sob! Bahkan saya yakin kita bisa bekerja di manapun dan menjadi apapun selama kita punya kualitas dan etos kerja yang oke.

So, di manapun kita kuliah, pada akhirnya yang menetukan kesuksesan adalah diri kita sendiri!

Hal-hal yang Harus Dipertimbangkan dalam Memilih Perguruan Tinggi Swasta (PTS)

Pada dasarnya, memilih Perguruan Tinggi Swasta yang tepat untukmu nggak jauh berbeda dengan cara memilih perguruan tinggi lainnya seperti PTN atau Kedinasan. Meski begitu, beberapa hal di bawah ini tetap harus masuk pertimbangkan kamu dalam menentukan PTS tujuan

Akreditasi

Melihat akreditasi menjadi salah satu pertimbangan paling objektif dalam memilih sebuah kampus. Akreditasi adalah sebuah upaya pemerintah untuk menstandarisasi mutu sebuah kampus. Tujuannya agar kualitas alumni antar kampus nggak jomplang, gaes. Paling nggak, alumni yang dihasilkan oleh setiap kampus bisa diterima sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Ibaratnya, akreditasi adalah proses penilaian sebuah dapur.

Akreditasi dibagi menjadi dua, yaitu akreditasi kampus (institusi) dan akreditasi jurusan (program studi). Pada akreditasi kampus, yang dinilai adalah kualitas kampus secara keseluruhan sementara akreditasi jurusan, yang dinilai adalah program studinya saja. Akreditasi kampus diselenggarakan oleh lembaga BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) dan Akreditasi jurusan diselenggarakan oleh lembaga LAM PT (Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi).

Kriteria penilaian untuk akreditasi kampus adalah:

Izin penyelenggaraan pendidikan tinggi
Persyaratan dan kelayakan penyelenggaraan pendidikan tinggi
Relevansi penyelenggaraan program pendidikan dengan pembangunan
Kinerja perguruan tinggi
Efisiensi pengelolaan perguruan tinggi.
Sementara kriteria penilaian untuk akreditasi jurusan adalah:

Identitas

Izin penyelenggaraan program studi
Kesesuaian penyelenggaraan program studi dengan peraturan perundang-udangan
Relevansi penyelenggaraan program studi
Sarana dan prasarana
Efisiensi penyelenggaraan program studi
Produktivitas program studi
Mutu lulusan

Kelengkapan fasilitas

Kelengkapan kualitas juga bisa menjadi bahan pertimbangan kamu dalam memilih sebuah kampus. Nggak lucu ‘kan kalau misalkan kamu berkuliah di jurusan Teknik Komputer di Universitas X, tapi universitas tersebut nggak memiliki fasilitas lab komputer yang memadai.

Sarana pengembangan diri

Masa-masa kuliah itu bukan hanya masa-masa untuk mengejar nilai akademis, tapi juga waktunya kamu mengeksplor dirimu seluas-luasnya. Akan sangat baik kalau kampus yang akan menjadi tujuan kamu memiliki sarana pengembangan diri berupa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang mumpuni.

Biaya kuliah

Nah, ini nih nggak kalah penting. Kamu harus meriset sedalam-dalamnya mengenai biaya kuliah dari kampus yang akan kamu tuju. Inget, nggak semua Perguruan TInggi Swasta memiliki biaya pendidikan yang lebih mahal daripada Perguruan Tinggi Negeri lho. Ada juga kok PTS yang biaya kuliahnya lebih murah dibandingkan PTN. Terlebih lagi, kesempatan beasiswa juga akan banyak kamu dapatkan.

Lainya : Kampus Swasta Terbaik di Jakarta

Intinya, jangan males cari informasi, ya!

Kiprah alumni

Kiprah alumni kampus tujuanmu juga patut dipertimbangkan nih, gaes. Kalau kampusmu memiliki banyak alumni yang kece, hampir bisa dipastikan calon kampusmu memilii kualitas yang baik. Selain itu, alumni yang memiliki track record baik bisa kamu jadikan jalan untuk networking setelah lulus nanti, lho.

Rekomendasi mahasiswa dan alumni

Butuh pertimbangan lebih lanjut? Jangan sungkan untuk mencari review kampus yang akan kamu tuju dari mahasiswa dan juga alumni-alumni kampus tersebut. Pengalaman dari mereka yang benar-benar pernah merasakan bagaimana dinamika perkuliahan di kampus tersebut pastinya akan memberi kamu banyak insight tentang kehidupan di kampus nantinya.